Tampilkan postingan dengan label pecah sertivikat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pecah sertivikat. Tampilkan semua postingan

Town House di Lahan Kecil



Mengembangkan lahan di lokasi yang bagus (bernilai jual tinggi) menjadi salah satu cara terbaik mengembangkan lahan tersebut di bidang properti.

Kami siap membantu Anda mengembangkan lahan-lahan yang berlokasi strategis untuk disiapkan menjadi Town House.

Berikut adalah dua alternatif dalam satu lahan yang sama.

Disain Alternatif 1 (Mengoptimalkan Lahan Untuk Mengurangi Harga Jual Unit)



Town House Yang Mengoptimalkan Kavling Jual


Dalam perencanaan ini, lokasi Town House tidak menyediakan taman sebagai sentra sosial penghuninya, tetapi lebih mengoptimalkan jumlah kavling sebagai upaya untuk mengingkatkan nilai jual kembali dari lahan tersebut.

Pada pemilihan alternatif ini, harga jual kembali bisa lebih murah, karena pembagian harga belanja tanah keseluruhan terbagi (diecer) dalam jumlah unit yang lebih besar.

Tetapi kekurangannya adalah Town House tersebut tidak memiliki fasilitas sosial yang baik.

Hal ini bisa ditiadakan, karena lingkungan dari lokasi Town House ini memang sudah terbangun, sehingga fasilitas yang ada disekitarnya dapat digunakan oleh penghuni.

Disain Alternatif 2 (Menyisihkan Lahan Untuk Fasos)

Town House Yang menyiapkan Fasos Untuk Peenghuni


Dalam perencanaan ini, lokasi Town House menyediakan taman sebagai sentra sosial penghuninya, sehingga para penghuni dapat bercengkrama bersama tetangga mereka di lahan yang disediakan di pusat kawasan tersebut.

Dalam disain tersebut juga disiapkan taman yang dapat digunakan sebagai sarana olah raga atau bermain anak.

Menyediakan taman atau tempat olah raga serta ibadah di lokasi perumahan atau Town House akan berdampak pada pemasaran perumahan tersebut. Tetapi dengan membangun atau membuang lahan untuk fasilitas tersebut, maka harga jual kembali unit yang ada di lokasi tersebut akan lebih tinggi atau mahal.

Dari dua pilihan tersebut maka akan disesuaikan dengan target pasar, fasilitas lingkungan diluar lahan yang dikuasai, persaingan dengan pengembang di sekitarnya serta aspek-aspek non teknis lainnya.


Bentuk Lahan Awal Yang Dimaksud

Bentuk Lahan Yang Direncanakan

Hubungi kami untuk perencanaan lahan Anda untuk dijadikan peluang bisnis Properti yang menjadi lebih bernilai.



macam macam fasilitas umum | pengertian fasilitas umum | contoh fasilitas umum | fasilitas umum wikipedia | artikel fasilitas umum | fasilitas umum di lingkungan dki jakarta | fasilitas umum di dki jakarta | artikel pengertian fasilitas umum | fasilitas sosial dan fasilitas umum | pengaruh fasilitas umum | peraturan tentang fasilitas | taman perumahan minimalis | artikel taman perumahan baru | gambar taman perumahan | harga perumahan | taman rumah | taman rumah sederhana | taman rumah mungil | taman depan rumah | taman rumah mewah
logoblog

Site Plan dari Pentahapan Pembayaran Lahan

Kami juga dapat membantu pengembang yang mengusulkan solusi pentahapan pembelian lahan. Berikut adalah contoh site plan yang direncanakan karena pentahapan pembayaran dan pada akhir pekerjaan pemilik lahan memiliki sisa lahan yang tetap dikuasainya.

Awal Gambar Perencanaan

Tahan seluas 16 Ha (166.981 m2) terdiri dari beberapa penggarap, yang dibayarkan secara bertahap, dan pemilik tanah belum membayar lunas seluruh lahan, mereka memerlukan biaya pelunasan dibeberapa petak, tetapi dana yang dimiliki developer belum cukup. Dari pola pembelanjaan seperti itu kami ditugaskan melakukan perencanaan site plan.

Bikin Site Plan dari Sertivikat

Beikut adalah nama-nama penggarap yang mereka miliki, di website ini kami sengaja tidak menginformasikan skema pembayaran kepada mereka, tetapi dapat menjadi gambaran bagaimana perencanaan dapat fleksibel mengikuti kondisi agar proyek perumahan ini terwujud.

Bikin Site Plan dari Sertivikat

Pentahapan lahan terbut terbagai seerti gambar dibawah ini, nomor-nomor dalam gambar tersebut adalah pintu-pintu cluster yang secara keseluruhan ada 7 pintu cluster.

Kami ditugaskan untuk menyisakan 1.600 m2 (10% luas lahan) kepada pemilik lahan, sebagai persentase lahan yang tidak dilepas oleh pemilik. Untuk itu kami juga menyiakannya seperti yang terlihat dalam gambar.
Bikin Site Plan dari Sertivikat

Tahap 1

Di tahap ini kami rencanakan untuk membangun jalan sementara, untuk perumahan ini agar developer dapat mengefisiensikan investasi, adapun pembeli pertama perumahan ini adalah secara kolektif diawal, sehingga tingkat resiko kecil bagi pengembang. Kavling yang dibangun 6 x 12 (tipe 36/72) dan sebagian 6 x 12 (tipe 26/84).

Bikin Site Plan dari Sertivikat

Tahap 2

 Pembangunan tahap 2 mulai pemebar, tetapi tetap mempertahankan lahan depan sebagai aset waktu, agar nilai propertinya meningkat. Karena jumlah penghuni sudah semakin banyak dan harga di tahap 2 ini juga meningkat maka bersamaan dengan penyelesaian tahap 2, jalan utama (bolevard) sudah terbangun, dan selesai menjelang pelaksanaan tahap 3.

Pada tahap ini lahan yang tetap dikuasai oleh pemilik lahan seluas 16.600 m2 sudah mulai dapat dibangun oleh mereka.

Bolevard tersebut hanya digunakan satu jalan saja, sedangkan jalan laninnya masih digunakan sebagai jalan konstruksi untuk keluar masuk material di tahap 2, 3, 4.
Bikin Site Plan dari Sertivikat

Tahap 3

Pada tahap ini mulai dibangun kavling 6 x 14 (tipe 36/84), areal depan juga mulai dibangun, tetapi kavling-kavling di sisi boulevard sengaja belum dibangun karena direncanakan menjadi areal komersial yang bernilai jual tinggi.
Bikin Site Plan dari Sertivikat

Tahap 4

 Tahap ini adalah finalisasi dari pembangunan perumahan 16 hektar ini. Seperti yang terlhat dalam gambar kavling 7 x 15 (tipe 84/105) sudah mulai dibangun.
Bikin Site Plan dari Sertivikat




pengertian real estate | alamat real estate indonesia | real estate jakarta selatan | anggota real estate indonesia | makalah real estate | definisi real estate | real estate indonesia expo | real estate
logoblog

Master Plan Perumahan

Berikut adalah blok plan dari perumahan yang dibangun secara bertahap.

Block Plan
Zona tahap pembangunan sebuah perumahan
Kami siap membantu sebuah perencanaan blok plan kawasan dengan culster-cluster yang tertutup dan terbangun secara mandiri, berikut adalah gambar setelah seluruh kawasan cluster tersebut terbangun.

Block Plan
Rencana total perumahan setelah seluruh tahap terbangun
Tahap pertama diperuntukan bagi tipe-tipe kecil dan sedang dengan luas kavling standar seluas 72 serta 84 m2, tahap pertama ini diperuntukan untuk konsumen kolektif dari perusahaan-perusahaan serta PNS yang terlebih dahulu sudah melakukan kesepakatan kerjasama dengan developer.

Blok Plan
Pembangunan tahap satu -1
Tahap kedua dibawah ini harga rumah sudah diatas harga subsidi Pemerintah dengan penambahan peningkatan mutu dari uang muka untuk tipe 72. Sedangkan untuk tipe 84 sudah naik 30% dari tahap pertama diatas.

Rencana Blok
Pembangunan tahap dua- 2
Tahap ketiga, prasarana rumah ibadah mulai dibangung dan rumah subsidi sudah tidak ada lagi, karena kawasan ini sudah ramai, dan jalan utama diharapkan sudah beralih fungsi menjadi tempat perdagangan.

Tahap Pembangunan
Pembangunan tahap tiga- 3
Tahap keempat penjualan sudah mulai melambat karena developer sengaja memanfaatkan kenaikan harga untuk kawasan yang telah jadi (stok lahan).

Tahap Pembangunan
Pembangunan tahap empat - 4
Tahapan ke lima atau penutup, developer mulai membangun kavling-kavling esklusif. Ditahap ini rencananya akan dibangun pada tahun ke 3 atau 4, sejak tahap pertama dimulai.

Cluster
Pembangunan tahap lima - 5





hunian minimalis | hunian berimbang | hunian mewah | hunian ideal | hunian nyaman | hunian asri | hunian esklusif | kontraktor bangunan | definisi kontraktor | tugas kontraktor | arti kontraktor | kontraktor rumah | kontraktor interior | cara menjadi kontraktor | harga pemborong bangunan | kontraktor pemborong bangunan | pemborong renovasi rumah | pemborong rumah mimalis | pemborong bangun rumah | pemborong bangunan disebut | pemborong bangunan mewah | pemborong bangunan rumah
logoblog

Terima kasih telah mengunjungi JasaSitePlan.com